Apalah aku ini ,
aku hanya bisa berusaha untuk mendapatkan cintamu
karena aku memang benar benar mencintaimu .
Apalah aku ini ,
aku hanya manusia dengan penuh harapan namun tidak bisa untuk menggapainya .
Aku adalah aku ,
tak lebih dari seorang pecundang yang tak berani melupakanmu walaupun aku tau cintamu bukan untuku .
Aku memang menyadari kalau cintaku ini hanyalah noda yang mengotori hidupmu .
Tapi tak apa aku bahagia dengan itu ,
setidaknya cintaku ini membekas dihidupmu walaupun hanya kotoran .
Pernah aku mengutarakan cintaku ,
tapi itu hanyalah perbuatan sia-sia ,
jangankan engkau pandang untuk sekedar engkau lirikpun tidak .
Cintaku kandas dengan tragis .
Mungkin saat ini aku akan pergi dengan membawa luka yang parah di hatiku .
Dan aku sadar kepergianku tak berarti apa apa untukmu ,
namun do’a ku selalu kupancarkan untukmu .
Selamat tinggal…
gadis… semoga kau berbahagia


Axact

Amil Al-Iman

Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, bacalah dan naiklah serta bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya di dunia karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.

Post A Comment:

0 comments: